Kontroversi Konten Sensitif Menguji Batas Etika Sosial Budaya TikTok
Platform TikTok dalam beberapa tahun terakhir membawa perubahan besar dalam pola komunikasi publik. Dengan format video pendek yang cepat dan mudah viral, berbagai isu sosial budaya dapat menyebar luas hanya dalam hitungan jam. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul kontroversi terkait konten sensitif yang memicu perdebatan etika di tengah masyarakat. Konten sensitif yang dimaksud beragam, mulai dari isu SARA, norma kesopanan, eksploitasi anak, hingga penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Dalam konteks sosial budaya Indonesia yang menjunjung nilai kesantunan dan keberagaman, kemunculan konten semacam ini sering kali memicu reaksi keras. Perdebatan tidak hanya terjadi di ruang digital, tetapi juga meluas ke ranah kebijakan publik. Salah satu faktor utama adalah algoritma yang mendorong konten dengan tingkat interaksi tinggi untuk tampil lebih luas. Konten kontroversial cenderung memancing komentar dan perdebatan, sehingga secara tidak langsung memperoleh eksposur tambaha...